Kamis, 31 Maret 2011


TABEL PENGAMATAN


Ciri – ciri
bekicot
Cumi - cumi
kerang
kiton
Dentalium vulgare
1.
gambar





2.
Cangkang
Berbentuk kerucut terpilin atau spiral dengan arah ke kanan atau kiri.

Tidak mempuyai cangkang.
Mempunyai 2 belahan cangkang yang dapat dibuka dan ditutup (dorsal dan vertal).
 tersusun atas 8 lempeng  zat kapur berlapis yang saling tumpang tindih.
Berbentuk kerucut seperti terompet / tanduk yang ujungnya berlubang.
3.
Alat gerak
Menggunakan otot perut yang berkontraksi secara bergelombang sambil menghasilkan lendir.
Terdapat 10 tentakel. 2 berukuran panjang sebagai penghisap , dan 8 pendek sebagai lengan. Jadi, mampu bergerak lihai.
Memiliki kaki yang pipih, untuk merayap dan menggali lumpur atau pasir.
kaki yang berfungsi untuk merayap dan menangkap mangsanya.
Tentakel bersilia sebagai alat peraba dan menangkap makanan yang terletak di dekat mulut.
4.
Organ khusus lainnya
Memiliki alat peraba, rahang, anus, ingsang, alat kelamin, kelenjar pencernaan, perut, tembolok, saraf, ginal,jantung, kaki. Dan yang hidup di darat menggunakan paru- paru.
Memiliki mulut ,faring, kerongkongan, lambung, usus, dan annus. Dilengkapi kelenjar ludah, hati dan pangkreas. Pada perut memiliki cairan tinta hitam sebagai perlindungan diri dari musuh.
Sistem pencernaan dimulai dari mulut, kerongkongan, lambung, usus dan akhirnya bermuara pada anus. Dan bernafas dengan dua buah insang dan bagian mantel.
Kepala terdapat mulut di- lengkapi radula.Mempunyai sistem saraf, saluran pencernaan, dan kelejar pencernaan. Bernafas dengan insang.
  Cangkangnya terbuka pada kedua ujungnya, berbentuk silinder, dan biasanya berwarna putih/ kekuningan.

Rabu, 19 Januari 2011

JARINGAN OTOT
Jaringan otot tersusun atas sel-sel otot yang fungsinya menggerakkan organ-organ tubuh. Kemampuan tersebut disebabkan karena jaringan otot mampu berkontraksi. Kontraksi otot dapat berlangsung karena molekul-molekul protein yang membangun sel otot dapat memanjang dan memendek.Gambar 1 :
Diagram susunan jaringan otot kerangka, dari
keseluruhan otot sampai tingkat molekuler.
Jaringan otot dapat dibedakan menjadi 3 macam :

1.
JARINGAN OTOT POLOS 
Jaringan otot polos mempunyai serabut-serabut (fibril) yang homogen sehingga bila diamati di bawah mikroskop tampak polos atau tidak bergaris-garis.
Otot polos berkontraksi secara refleks dan di bawah
pengaruh saraf otonom. Bila otot polos dirangsang, reaksinya lambat. Otot polos terdapat pada saluran pencernaan, dinding pembuluh darah, saluran pernafasan.

Gbr. Struktur Otot Polos
2.
Jaringan Otot Lurik
Nama lainnya adalah jaringan otot kerangka karena sebagian besar jenis otot ini melekat pada kerangka tubule. Kontraksinya menurut kehendak kita dan di bawah pengaruh saraf sadar.
Dinamakan otot lurik karena bila dilihat di bawah mikroskop tampak adanya garis gelap dan terang berselang-seling melintang di sepanjang serabut otot. Oleh sebab itu nama lain dari otot lurik adalah otot bergaris melintang.
Kontraksi otot lurik berlangsung cepat bila menerima rangsangan, berkontraksi sesuai dengan kehendak dan di bawah pengaruh saraf sadar.
Fungsi otot lurik untuk menggerakkan tulang dan melindungi kerangka dari benturan keras.



3.
Jaringan Otot Jantung/Miokardium
Jaringan otot ini hanya terdapat pada lapisan tengah dinding jantung. Strukturnya menyerupai otot lurik, meskipun begitu kontraksi otot jantung secara refleks serta reaksi terhadap rangsang lambat.
Fungsi otot jantung adalah untuk memompa darah ke luar jantung.



Gbr. Serabut otot jantung
(dari jantung orang dewasa)