Rabu, 01 Desember 2010

BASASIN KD 11.9.2


NAMA     : FRANTUSY PUTRI LIANI
KELAS     : X_2
NO         : 15


KD 11.9.2
Indikator
1.    Mengajukan pertanyaan
2.  Menanggapi pembicaraan bentuk kritikan dukungan
3.  Menambahkan alasan yang dapat memperkuat tanggapan


“ JANJI WAKIL RAKYAT “


1.    Mengajukan pertanyaan
-         Mengapa presiden memilih calon kapolri yang lain ?
-         Perbedaan kriteria kapolri antara presiden dan masyarakat ?
-         Mengapa keadaaan polisi sekarang harus marut ?
-         Apakah ada kaitannya partai dengan pemilihan kapolri ?
-         Bagaimana proses pemilihan itu terjadi ?
-         Bagaimana keadaan orang yang diajukan ?
-         Mengapa presiden tidak memilih calon kapolri yang sudah dipilih oleh MPR ?
-         Apa menurut MPR atas tindakan presiden tersebut ?
-         Siapa nama calon kapolri pilihan presiden ?
-         Apa pangkat Bapak Timur Pradopo pada  waktu presiden memilihnya ?
-         Apa bunyi pernyataan para politisi setelah presiden ternyata memilih Bapak Timur Pradopo ?
-         Sebenarnya berapa jumlah kandidat calon kapolri ?
-         Bagaimana cara mengatasi sengketa pemilihan kapolri ini ?
-         Sikap yang bagaimana yang dicari untuk para politisi untuk calon kapolri ?

2.  Mengajukan kritik dukungan
Dalam keputusan presiden yang memilih Bapak Timut Pradopo saya setuju jika presiden memilih pak Timur Pradopo sebagai calon kapolri yang baru. Namun yang masih harus kita kethui adalah mengapa presiden memilih pak Timur Pradopo yang tiba – tiba saja masuk tanpa seleksi /kebenaran adanya pak Timur Pradopo dan langsung melewati dua calon kapolri yang lebih dahulu tercatat. Untuk menyelesaikan kasus ini harus didasarkan pada keputusan musyawarah bersama atas dasar fakta yang ada.


3.  Alasan untuk menguatkan pendapat
Pencalonan pak Timur Pradopo untuk menjadi kapolri memang bagus dan kelihatannya tidak salah lagi, karena berdasarkan pengalaman yang telah didapat untuk pak Timur Pradopo sangat luar biasa. Lagipula tidak mungkin presiden SBY membawa orang yang salah sekalipun jabatan / pangkat pak Timur masih kurang memenuhi kriteria.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar